Kamis, April 25, 2024
30.6 C
Indramayu
BerandaOtomotifXiaomi Rilis Mobil Listrik SU7, Sedan Empat Pintu untuk Kaum Mendang-Mending

Xiaomi Rilis Mobil Listrik SU7, Sedan Empat Pintu untuk Kaum Mendang-Mending

spot_img

Sekbernews.id – Produsen ponsel terkemuka asal Tiongkok, Xiaomi, akan segera memperluas portofolionya dengan meluncurkan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pertamanya, sedan empat pintu bernama SU7.

Pada tanggal 28 Maret 2024 nanti, Chief Executive Xiaomi, Lei Jun, mengumumkan melalui akun Weibo bahwa perusahaan tersebut siap menghadirkan teknologi canggih dalam kendaraan barunya.

Menyusul pengumuman tersebut, unit otomotif Xiaomi Motor juga memastikan melalui Weibo bahwa mobil tersebut akan tersedia untuk pengiriman pada tanggal yang sama. Sayangnya, belum ada informasi terkait harga kendaraan listrik tersebut.

Kenaikan saham Xiaomi sebesar 9,55% pada perdagangan di Hong Kong menandai reaksi positif pasar terhadap pengumuman ini, mencapai lonjakan persentase terbesar sejak Januari 2023. Hal ini menunjukkan antusiasme investor terhadap diversifikasi bisnis Xiaomi ke sektor otomotif.

Peluncuran SU7 menjadi realisasi janji Xiaomi tiga tahun lalu untuk memasuki industri mobil. Dalam sebuah postingan, Lei Jun menyebutnya sebagai “proyek start-up besar terakhir dalam hidup saya,” menegaskan keyakinannya untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik.

Xiaomi telah mengklaim bahwa SU7 memiliki keunggulan, dapat berakselerasi lebih cepat daripada mobil Tesla dan Porsche EV. Salah satu versi SU7 bahkan diklaim mampu mencapai kecepatan 100 kilometer per jam dalam waktu singkat, yaitu 2,78 detik.

Selain itu, jangkauan berkendara SU7 mencapai 800 kilometer, memberikan opsi yang menarik bagi konsumen yang mencari performa dan daya tahan.

Namun, peluncuran SU7 tidak terlepas dari tantangan di pasar kendaraan listrik Tiongkok yang sedang melambat. Persaingan ketat dengan merek-merek seperti BYD dan Tesla, yang memotong harga agresif untuk meningkatkan penjualan, menjadi perhatian serius bagi Xiaomi.

Data dari Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok menunjukkan penurunan 12% dalam penjualan ritel EV dan hibrida plug-in pada bulan Februari, mencapai 388.000 unit.

Analisis pasar memperkirakan bahwa peluncuran SU7 dapat mempengaruhi keuntungan Xiaomi, mengingat biaya pemasaran dan biaya lain yang terkait dengan bisnis otomotif yang baru.

Meskipun Xiaomi mencatatkan laba bersih sebesar US$677,9 juta pada kuartal ketiga, meningkat 52% dari kuartal sebelumnya, tantangan pasar otomotif tetap menjadi faktor yang perlu diatasi perusahaan ini dalam mengejar keberhasilan di industri kendaraan listrik.

Ikuti Sekbernews.id di Google News.

Rizki Adi Natahttps://sekbernews.id
Jurnalis Sekbernews.id yang menulis tentang berita-berita hiburan, olahraga, serta kesehatan.
Artikel Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terkini