Kamis, April 25, 2024
30.6 C
Indramayu
BerandaKriminalPolisi Usut Dugaan Rudapaksa yang Dilakukan Eks Ketua PSI Jakarta Barat

Polisi Usut Dugaan Rudapaksa yang Dilakukan Eks Ketua PSI Jakarta Barat

spot_img

Sekbernews.id – JAKARTA Seorang wanita yang diidentifikasi dengan inisial W (29 tahun) telah melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya kepada pihak kepolisian di Polda Metro Jaya.

W mengklaim bahwa dia dilecehkan oleh mantan Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Barat, Anthony Norman Lianto. Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi dari Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut pada tanggal 10 Januari 2024.

“Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Pelapornya Saudari WS (29) yang melaporkan Saudara ANL,” ungkap Ade Ary Syam Indradi, Kamis (28/3/2024).

W menduga bahwa kejadian pelecehan seksual itu terjadi saat dia hendak mendaftar sebagai pengurus PSI. Dia mengaku dipanggil untuk urusan pekerjaan, namun dibawa ke sebuah kamar terkunci di mana kejadian tersebut terjadi.

Selain itu, W juga mengungkap bahwa dia sempat menerima ancaman dari Anthony dan diminta untuk tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun.

Anthony sendiri, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPD PSI Jakarta Barat, telah mengundurkan diri dari jabatannya. Mundurnya Anthony bersamaan dengan beredarnya dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret namanya menjadi sorotan publik.

Kasus ini menjadi ramai di media sosial setelah W mengungkapkan pengalamannya melalui sebuah video wawancara yang dipublikasikan di akun TikTok.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus ini.

Pernyataan resmi tersebut, yang ditandatangani oleh Ketua Elva Fahri Qolbina dan Sekretaris Geraldi Ryan Wibinata, menjelaskan bahwa Anthony telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPD Jakbar sejak Selasa (26/3/2024).

“Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta dengan tegas menyatakan sikap terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan mantan Ketua DPD PSI Jakarta Barat. Terduga pelaku sudah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPD sejak Selasa, 26 Maret 2024,” ujar Elva dalam pernyataan resmi tersebut.

Ikuti Sekbernews.id di Google News.

Basnursyahhttps://sekbernews.id
Jurnalis Sekbernews.id yang menulis tentang berita nasional, pemerintahan, serta politik.
Artikel Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terkini