Jangan Beli Laptop Windows Dulu! Laptop Murah Apple Macbook Neo Ini Bikin Terkejut, Simak Rahasia Spesifikasinya

Indah Prabandari

macbook neo


JAKARTA, Sekbernews.id – Pasar laptop global kembali diguncang oleh gebrakan terbaru dari raksasa teknologi asal Cupertino. Apple secara resmi memperkenalkan lini laptop terbarunya yang diberi nama MacBook Neo.

Langkah ini terbilang tidak biasa, sebab Apple yang selama ini dikenal dengan produk-produk premium berharga selangit, kini justru meluncurkan perangkat yang menyasar segmen konsumen sehari-hari, pelajar, hingga pelaku usaha kecil dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Dihimpun dari berbagai sumber teknis, MacBook Neo menjadi sebuah anomali yang menarik di industri PC. Laptop ini menjadi MacBook pertama yang tidak menggunakan cip seri M, melainkan dipersenjatai oleh cip Apple A18 Pro—prosesor bertenaga yang juga tertanam pada iPhone 16 Pro.

Di atas kertas, cip A18 Pro ini membawa konfigurasi CPU 6-core (terdiri dari 2 core performa dan 4 core efisiensi) serta GPU 5-core. Berkat arsitektur tersebut, perangkat ini diklaim mampu melesat hingga 50 persen lebih cepat untuk tugas harian jika dibandingkan dengan laptop kompetitor yang menggunakan prosesor Intel Core Ultra 5 generasi terbaru.

Didukung oleh Neural Engine 16-core, MacBook Neo siap melahap berbagai pemrosesan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) lokal lewat ekosistem Apple Intelligence secara mulus dan aman tanpa perlu membuang data ke awan.

Beralih ke sektor visual, MacBook Neo mengusung layar Liquid Retina berukuran 13,0 inci dengan resolusi tajam 2408 x 1506 piksel pada kerapatan 219 ppi. Layar berteknologi IPS ini mampu memancarkan kecerahan hingga 500 nits dan mendukung cakupan 1 miliar warna. Menariknya, Apple menerapkan desain fanless atau tanpa kipas pada laptop ini, sehingga pengguna dipastikan dapat bekerja dengan keheningan total tanpa terganggu suara bising kipas.

Untuk menunjang mobilitas, laptop seberat 1,23 kg dengan ketebalan hanya 1,27 cm ini dibekali baterai lithium-ion 36,5 watt-jam. Daya tahannya pun tidak main-main, mampu bertahan hingga 16 jam untuk pemutaran video streaming atau 11 jam menjelajah web nirkabel. Pengisian dayanya mengandalkan adaptor USB-C berdaya 20W yang sudah disertakan dalam paket penjualan.

Kendati demikian, demi menekan harga jual agar tetap kompetitif—yakni mulai dari USD 599 (atau sekitar USD 499 untuk program edukasi)—Apple melakukan beberapa kompromi yang patut diperhatikan calon pembeli.

Dari sisi konektivitas fisik, MacBook Neo hanya menyediakan satu port USB 3 (USB-C) berkecepatan 10 Gbps yang mendukung DisplayPort untuk monitor eksternal hingga resolusi 4K 60Hz, serta satu port USB 2 (USB-C) yang terbatas pada kecepatan 480 Mbps, di samping jek audio 3,5 mm.

Sektor papan ketik (keyboard) pada perangkat ini juga belum dilengkapi lampu latar (backlit), dan area trackpad-nya masih menggunakan mekanisme klik mekanis konvensional, belum mengadopsi teknologi haptic feedback (Force Touch) seperti yang ditemukan pada seri MacBook Air maupun MacBook Pro.

Hadir dalam varian memori standar RAM 8 GB serta pilihan penyimpanan SSD 256 GB atau 512 GB, MacBook Neo dibalut dalam empat pilihan warna estetis: Silver, Blush, Citrus, dan Indigo. Kehadiran laptop ramah kantong ini diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi dominasi laptop berbasis Windows dan Chromebook di sektor pendidikan dan pengguna kasual di seluruh dunia.

Leave a Comment

Hot Nows ionicons-v5-c