Jakarta, Sekbernews.id — Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan prajurit TNI yang bertugas di Lebanon untuk memperketat pengamanan dengan tetap berada di dalam bunker. Instruksi tersebut disampaikan secara langsung melalui sambungan video dengan Komandan Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Dalam arahannya, Panglima menekankan bahwa tidak boleh ada lagi aktivitas prajurit di luar area aman. Seluruh personel diminta fokus pada pengamanan internal serta menjaga kondisi mental dan semangat selama bertugas di wilayah konflik tersebut.
Perintah ini muncul setelah situasi keamanan di Lebanon memanas, yang sebelumnya menyebabkan jatuhnya korban dari pihak TNI. Tercatat, tiga prajurit gugur dan beberapa lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang terjadi di penugasan.
Panglima juga menegaskan bahwa keselamatan prajurit merupakan prioritas utama. Ia meminta seluruh pasukan tetap waspada, disiplin, serta menjaga koordinasi dengan komando setempat demi menghindari risiko yang lebih besar di tengah eskalasi konflik yang belum mereda.
Meski dalam kondisi penuh tekanan, para prajurit diminta tetap menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian dengan profesionalisme tinggi. Panglima turut menyampaikan dukungan moral agar seluruh personel tetap kuat dan tidak kehilangan semangat dalam menjalankan amanah negara.







