Kamis, Mei 30, 2024
27.3 C
Indramayu
BerandaKesehatanLewat Seminar Kesehatan Jantung, Pertamina Balongan Ingatkan Pekerja Bahaya Penyakit Kardiovaskular

Lewat Seminar Kesehatan Jantung, Pertamina Balongan Ingatkan Pekerja Bahaya Penyakit Kardiovaskular

Sekbernews.id – INDRAMAYU PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan kembali menggelar seminar kesehatan jantung bagi seluruh pekerja, mitra kerja, dan keluarga di lingkungan perusahaan. Acara ini diselenggarakan oleh bagian Health – HSSE RU VI dan berlangsung di halaman Gedung Patra Ayu, perumahan Pertamina Bumi Patra.

Kegiatan ini dibuka oleh Manager Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) PT KPI RU VI Balongan, dr. Nur Muhammad Marheliansyah. Dalam sambutannya, dr. Nur menyatakan bahwa seminar ini bertujuan untuk mengingatkan kembali pentingnya gaya hidup sehat yang harus diterapkan sejak usia muda untuk menghindari risiko penyakit kardiovaskular seperti jantung.

“Serangan jantung adalah penyakit yang berdampak fatal dan dapat menyebabkan risiko kematian mendadak, terutama bagi pekerja dan mitra kerja di lingkungan Pertamina group,” ujar dr. Nur, pada Selasa (14/5/2024).

“Kami berharap keluarga besar RU VI sadar untuk menjaga pola hidup sehat dengan makanan bergizi dan olahraga teratur,” tambahnya.

Seminar ini mengusung tema “Ayo Ubah Gaya Hidup untuk Jantung yang Lebih Sehat” dan menghadirkan narasumber Dokter Spesialis Jantung dari Rumah Sakit Harapan Kita, dr. Dwita Rian Desandri Sp.Jp. Dr. Dwita memaparkan materi mengenai penyebab utama penyakit jantung koroner dan pentingnya gaya hidup sehat untuk mencegahnya.

“Faktor risiko penyakit jantung meliputi diabetes, hipertensi, kebiasaan merokok, dan faktor keturunan. Oleh karena itu, mari kita lakukan diet seimbang dan berolahraga, setidaknya berjalan kaki minimal 5 kali seminggu selama 30 menit untuk menjaga kesehatan jantung,” jelas dr. Dwita.

Dr. Dwita juga menjelaskan bahwa diet seimbang dapat dilakukan dengan mengonsumsi buah, sayur, ikan, daging merah, dan kacang-kacangan dalam takaran yang dianjurkan. Selain itu, ia menyarankan untuk membatasi konsumsi garam maksimal 5 gram per hari serta mengurangi minuman berpemanis dan soda.

Ikuti Sekbernews.id di Google News.

Edyhttps://sekbernews.id
Jurnalis Sekbernews.id yang menulis tentang berita-berita daerah di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait

Terkini