Kamis, Mei 30, 2024
27.3 C
Indramayu
BerandaDaerahSudah Lebaran Jum'at Kemarin, Pimpinan Jamaah Aolia Mengaku Sudah 'Telepon' Allah

Sudah Lebaran Jum’at Kemarin, Pimpinan Jamaah Aolia Mengaku Sudah ‘Telepon’ Allah

Sekbernews.id – GUNUNGKIDUL KH Ibnu Hajar Pranolo, yang dikenal dengan sebutan Mbah Benu, yang merupakan pimpinan jamaah Aolia, menjadi sorotan dalam 24 jam terakhir karena pernyataannya terkait penentuan hari raya Idulfitri 2024.

Video wawancara dengan media yang memperlihatkan Mbah Benu menyebutkan bahwa dia telah ‘menghubungi’ Tuhan untuk menentukan hari raya tersebut, tanpa menggunakan perhitungan tertentu.

“Saya tidak pakai perhitungan, saya telpon langsung kepada Allah Ta’ala Ya Allah kemarin, tanggal 4, malam 4. Ya allah ini sudah 29, 1 syawalnya kapan? Allah Ta’ala ngendiko (bertutur), Jemuah. Kui koyo ngono,” ujar Mbah Benu.

Pernyataan ini memicu kontroversi di kalangan netizen, beberapa di antaranya menganggap metode tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Namun, dalam responsnya terhadap kontroversi ini, Mbah Benu menyatakan bahwa pernyataannya sebelumnya hanyalah sebuah istilah. Dia menjelaskan bahwa ‘menghubungi’ Tuhan sebenarnya merupakan perjalanan spiritualnya, yakni kontak batin dengan Tuhan.

“Terkait pernyataan saya tadi pagi tentang istilah menelpon Gusti Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu sebenarnya hanya istilah. Dan yang sebenarnya adalah perjalanan spiritual saya, kontak batin dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” klarifikasi Mbah Benu.

Respons dari Ketua MUI Gunungkidul, dr KH Asrofi, menegaskan bahwa penentuan awal puasa dan Idulfitri yang tidak menggunakan sistem kalender melainkan berdasarkan keyakinan, tidaklah wajar, scientifik, atau rasional. Namun, dia juga menekankan bahwa hal tersebut merupakan urusan masing-masing individu.

Dalam konteks ini, MUI mengimbau kepada umat Islam di Gunungkidul untuk menjaga toleransi, kerukunan, persatuan, dan kesatuan.

Kemungkinan besar, berdasarkan ilmu Hisab, tanggal 10 April 2024 dipilih sebagai waktu yang memungkinkan untuk menyelenggarakan salat Idulfitri. Hal ini juga diharapkan dapat memperkuat kesatuan dalam merayakan hari besar keagamaan bersama-sama.

Ikuti Sekbernews.id di Google News.

Ucuphttps://sekbernews.id
Jurnalis Sekbernews.id yang menulis tentang berita-berita daerah di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait

Terkini