Jumat, Maret 1, 2024
BerandaNasionalMenlu Bilang Indonesia Masih Punya Utang ke Palestina, Apa Itu?

Menlu Bilang Indonesia Masih Punya Utang ke Palestina, Apa Itu?

Sekbernews.id – BANDUNG Pada acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri yang digelar oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Menlu Retno Marsudi membeberkan sejumlah isu terkait utang yang masih belum terpenuhi, terutama terkait kemerdekaan Palestina.

Menghadirkan pernyataannya di Museum Konferensi Asia Afrika, Bandung pada hari Senin (8/1/2024), Retno Marsudi menyoroti kondisi yang mengkhawatirkan di Palestina.

Ia menegaskan bahwa tahun 2023 merupakan masa yang sangat sulit bagi rakyat Palestina, terutama dengan lebih dari 21 ribu orang tewas di Gaza. Lebih dari 70% di antaranya adalah anak-anak dan perempuan, akibat serangan yang dilancarkan oleh Israel dari Oktober 7 hingga akhir tahun 2023.

Pada saat serangan tersebut berlangsung, berbagai fasilitas publik di Gaza rusak parah, termasuk Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara yang merupakan sumbangan dari masyarakat Indonesia. Retno menyayangkan bahwa Dewan Keamanan PBB tidak mampu menghentikan aksi genosida yang terjadi di Gaza dan juga di Tepi Barat.

“Indonesia tetap teguh berada di barisan terdepan bersama bangsa Palestina untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Konsulat Kehormatan Indonesia di Ramallah sudah berdiri sejak tahun 2016,” kata Retno.

Menyoroti respons beberapa negara, terutama dari “the Global North”, Retno menegaskan adanya double standard yang terjadi. Negara-negara tersebut, menurutnya, cenderung bungkam saat melihat pelanggaran kemanusiaan yang terjadi di Palestina.

“Di mana letak nilai kemanusiaan saat mereka memberikan ‘kuliah’ kepada dunia mengenai HAM? Mengapa bangsa Palestina dibiarkan dengan perlakuan yang berbeda, seolah nilai hidup mereka lebih rendah?” tegas Retno.

Dalam kesempatan tersebut, Retno juga menegaskan bahwa Indonesia akan terus berjuang untuk Palestina. Ia berkomitmen untuk menyuarakan hal ini di Mahkamah Internasional pada 19 Februari mendatang.

“Sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia, saya akan menyampaikan dukungan kami di Mahkamah Internasional untuk memperkuat posisi hukum Palestina. PBB harus tetap memperhatikan perjuangan Bangsa Palestina, baik dari segi politik maupun hukum internasional,” ungkapnya.

Selain menyoroti isu Palestina, Retno juga menguraikan berbagai dukungan yang diberikan oleh Indonesia di arena internasional, serta capaian positif yang berhasil diraih oleh Indonesia dalam berbagai forum internasional selama acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2024.

Ikuti Sekbernews.id di Google News.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini