Sekbernews.id – INDRAMAYU Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan kerja sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, bagian Environment – Health, Safety, Security & Environment (HSSE) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan kembali melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di area sekitar kilang pada Jumat (21/11/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini melibatkan sekitar 50 peserta dari berbagai fungsi, mulai dari HSSE, Asset, Project, Marine, hingga mitra kerja Cleaning Service Patra Jasa. Selama aksi berlangsung, para peserta berhasil mengumpulkan dua truk berisi rumput liar, sampah organik, dan sampah anorganik untuk kemudian dibawa ke tempat pembuangan akhir.
Manager HSSE, Mochamad Arifin, turut hadir dan menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Sementara itu, Section Head Environment, Muhammad Nur Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tolok ukur kepedulian pekerja terhadap area kerjanya.
Dalam sambutannya, Nur Hidayat menekankan bahwa Jumat Bersih bukan sekadar kegiatan memungut sampah, melainkan sarana bagi pekerja untuk menilai kondisi lingkungan kerja mereka sendiri. Ia mengingatkan bahwa tumpukan sampah dapat memicu sumber penyakit dan membahayakan kesehatan bersama.
Nur Hidayat juga menambahkan bahwa meskipun perusahaan telah memiliki petugas kebersihan yang rutin bekerja setiap hari, keterlibatan langsung Perwira dan Pertiwi Pertamina sangat penting guna menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan kerja. Menurutnya, aspek kebersihan atau housekeeping memiliki keterkaitan erat dengan keselamatan kerja karena lingkungan yang bersih dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan menciptakan kondisi kerja yang lebih sehat.
Program Jumat Bersih ini secara khusus menargetkan titik-titik yang kerap terlewat dari pembersihan harian. Di lingkungan KPI Unit VI Balongan, kegiatan serupa juga telah dijalankan oleh berbagai fungsi setiap hari Jumat sebagai bagian dari budaya kolektif perusahaan dalam menjaga aset sekaligus melindungi kesehatan pekerja.
Area Manager PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, menambahkan bahwa semangat menjaga kebersihan ini juga ditularkan kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Wiralodra (Wilayah Masyarakat Pengelola Daur Ulang Sampah). Program tersebut mendorong pengelolaan sampah, khususnya sampah anorganik yang sulit terurai, menjadi produk bernilai jual melalui bank sampah yang dikelola masyarakat di Desa Balongan.
Menurut Zulkifli, inisiatif ini merupakan bentuk dukungan Kilang Pertamina Balongan terhadap ekosistem berkelanjutan dan penguatan ekonomi sirkular di sekitar wilayah operasi perusahaan.



