Kamis, April 25, 2024
30.6 C
Indramayu
BerandaDuniaKuil Hindu Dibangun Diatas Reruntuhan Masjid Babri, OKI Buka Suara

Kuil Hindu Dibangun Diatas Reruntuhan Masjid Babri, OKI Buka Suara

spot_img

Sekbernews.id – INDIA Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyatakan “kekhawatiran besar” pada Selasa (23/1/2024) terkait pembukaan kuil Hindu yang baru di atas reruntuhan Masjid Babri di Ayodhya, India.

OKI, melalui sebuah pernyataan yang dilansir oleh Anadolu, mengecam tindakan yang bertujuan menghapuskan landmark Islam tersebut.

“Sejalan dengan posisi OKI yang diungkapkan Dewan Menteri Luar Negeri pada sesi sebelumnya, Sekretariat Jenderal mengecam tindakan yang bertujuan menghapuskan landmark Islam yang diwakili oleh Masjid Babri, yang berdiri tegak di lokasi yang sama selama lima abad,” demikian pernyataan tertulis OKI pada Rabu (24/1/2024).

Masjid Babri, yang dibangun pada tahun 1528 di bawah pemerintahan Kaisar Mughal pertama Babur, telah menjadi pusat perselisihan sejak paruh kedua abad ke-19.

Konflik tersebut memuncak ketika sekelompok ekstremis Hindu menghancurkan masjid bersejarah ini pada tahun 1992, memicu bentrokan kekerasan antaragama yang menewaskan sekitar 2.000 orang, dengan mayoritas korban adalah Muslim.

Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, yang merupakan pemimpin Partai Bharatiya Janata (BJP), meresmikan kuil Ram pada Senin di lokasi yang sama, sebuah langkah yang dianggap kontroversial dan membangkitkan ingatan akan konflik masa lalu.

Keputusan Mahkamah Agung India pada tahun 2019 yang menyerahkan situs tersebut kepada umat Hindu dan mengizinkan pembangunan kuil telah menyelesaikan perselisihan hukum yang berlangsung selama puluhan tahun.

Sebagai kompensasi, Mahkamah Agung mengarahkan pihak berwenang untuk mengizinkan Dewan Wakaf Pusat Sunni membangun masjid baru di area terpisah di pinggiran Ayodhya.

Peresmian kuil Hindu yang didedikasikan untuk dewa Ram pada Senin ini dihadiri oleh ribuan tamu resmi, termasuk politisi, diplomat, bintang Bollywood, dan pemain kriket, bersama dengan ratusan ribu umat dan peziarah yang melakukan perjalanan ke kota tersebut dari seluruh India.

Acara ini menandai bab baru dalam sejarah Ayodhya, namun juga membangkitkan kembali ingatan akan peristiwa menyakitkan yang pernah terjadi di lokasi yang sama. Sikap OKI terhadap peristiwa ini menunjukkan ketegangan yang masih berlangsung dalam hubungan antaragama di India, serta pentingnya upaya rekonsiliasi dan penghormatan terhadap keberagaman agama.

Ikuti Sekbernews.id di Google News.

Saputrahttps://sekbernews.id
Jurnalis Sekbernews.id yang menulis tentang berita nasional, pemerintahan, serta politik.
Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terkini