Minggu, Juni 16, 2024
29.4 C
Indramayu
BerandaHukumJPU Kejari Bacakan Tuntutan Terdakwa PT Oso Manajemen Investasi Kasus Korupsi PT...

JPU Kejari Bacakan Tuntutan Terdakwa PT Oso Manajemen Investasi Kasus Korupsi PT Asuransi Jiwasraya

sekbernews.id – JAKARTA  Telah dilaksanakan persidangan atas nama Terdakwa Korporasi PT OSO MANAJEMEN INVESTASI (PT. OMI) dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi pada Pengelolaan Keuangan Dana Investasi oleh PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan agenda persidangan yaitu Pembacaan Tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, bertempat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, selasa 26 April 2022 kemarin.

Adapun tuntutan JPU terhadap Terdakwa Korporasi PT OSO MANAJEMEN INVESTASI (PT. OMI) pada pokoknya, yaitu menyatakan Terdakwa Korporasi PT OSO MANAJEMEN INVESTASI (PT. OMI) telah terbukti bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 20 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dalam dakwaan Kesatu Primair dan Pasal 3 jo. Pasal 7 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana dalam dakwaan Kedua.

BACA JUGA : Pelimpahan Berkas Terdakwa Edy Mulyadi Kasus SARA ke Pengadilan Negeri Jakpus

Primair, Menjatuhkan pidana pokok kepada Terdakwa Korporasi PT OSO MANAJEMEN INVESTASI (PT. OMI), dalam perkara tindak pindana korupsi membayar denda sebesar RP 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah), dalam Tindak Pidana Pencucian Uang membayar denda sebesar Rp. 75.000.000.000,- (tujuh puluh lima miliar rupiah),

Dengan ketentuan dalam hal Terpidana PT. OMI tidak mampu membayar pidana denda tersebut, pidana denda tersebut diganti dengan perampasan Harta Kekayaan milik Terpidana PT. OMI atau Personil Pengendali PT. OMI yakni RUSDI OESMAN, SE selaku Direktur Utama PT. OMI, yang nilainya sama dengan putusan pidana denda yang dijatuhkan.

Dalam hal penjualan Harta Kekayaan milik Terpidana PT. OMI yang dirampas tidak mencukupi, pidana kurungan pengganti denda dijatuhkan terhadap Personil Pengendali PT. OMI selama 6 (enam) bulan dengan memperhitungkan denda yang telah dibayar.

BACA JUGA : Jampidsus Kejagung Kembali Periksa 3 Saksi Kasus Korupsi PT Garuda Indonesia

Menjatuhkan pidana tambahan, Dalam perkara tindak pidana korupsi terhadap Terdakwa PT OSO MANAJEMEN INVESTASI (PT. OMI) berupa perampasan kekayaan PT OSO MANAJEMEN INVESTASI (PT. OMI) untuk Negara senilai management fee yang diterima sebesar RP. 6.502.606.596,00.

Dengan memperhitungkan Uang dari hasil tindak pidana korupsi sebagaimana barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp. 627.392.789,00 (enam ratus dua puluh tujuh juta tiga ratus sembilan puluh dua ribu tujuh ratus delapan puluh sembilan rupiah). Dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang terhadap Terdakwa PT OSO MANAJEMEN INVESTASI (PT. OMI) berupa Pembubaran PT OSO MANAJEMEN INVESTASI (PT. OMI), pungkas JPU.

Ikuti Sekbernews.id di Google News.

Duljanihttp://sekbernews.id
Redaktur yang menulis artikel berbagai topik di Sekbernews.id.
Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terkini