Sekbernews.id – Pelatih Feyenoord, Robin van Persie, menegaskan kewaspadaan tinggi menjelang laga krusial bertajuk De Klassieker. Legenda sepak bola Belanda tersebut menyadari bahwa pertandingan melawan rival abadi bukan sekadar perebutan poin, melainkan pertaruhan gengsi yang mampu mengubah arah musim timnya.
Dalam keterangannya kepada ESPN, Van Persie mengungkapkan bahwa seluruh elemen tim sangat memahami urgensi laga ini. Ia optimistis hasil positif di laga klasik dapat menjadi momentum kebangkitan bagi Feyenoord.
”Anda tahu apa arti pertandingan ini bagi semua orang yang mendukung Feyenoord. Ada kesadaran penuh bahwa laga ini dapat memperbaiki banyak hal dalam musim kami,” ujar Van Persie.
Waspadai Kecepatan Sayap Lawan
Secara teknis, Van Persie telah memetakan kekuatan lawan yang dianggapnya sangat berbahaya, terutama di sektor sayap. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk mematikan pergerakan pemain kunci lawan agar tidak mendapatkan ruang gerak yang leluasa.
”Penting bagi kami untuk membatasi para pemain itu agar sesedikit mungkin menguasai bola. Kami harus memberikan tekanan sejak awal, memenangkan duel, dan menguasai bola kedua (second ball) dengan lebih baik,” tuturnya merinci strategi tim.
Efek Positif Dick Advocaat
Persiapan Feyenoord kali ini juga mendapatkan suntikan tenaga baru dengan kehadiran pelatih veteran Dick Advocaat sebagai penasihat teknis. Van Persie mengaku sangat terbantu dengan masukan dan pengalaman luas yang dimiliki Advocaat.
Menurut Van Persie, kehadiran Advocaat memberikan perspektif tambahan yang berharga bagi staf kepelatihan dalam meramu taktik.
”Saya hanya melihat keuntungan dari kehadirannya. Dick berperan sebagai penasihat, dan memiliki ‘mata tambahan’ dengan pengalaman seperti dia sangatlah baik bagi kami,” tambah mantan kapten timnas Belanda tersebut.
Laga De Klassieker kali ini diprediksi akan berjalan sengit sejak menit awal. Feyenoord diharapkan mampu tampil dominan dan disiplin dalam menerapkan transisi permainan guna meredam agresivitas lawan di area sayap.







