SÃO PAULO, Sekbernews.id – Pertandingan sengit antara Corinthians melawan Flamengo di Neo Química Arena pada lanjutan Liga Brasil (Brasileirão) meninggalkan perdebatan hangat. Keputusan wasit Rodrigo José Pereira de Lima yang mengeluarkan kartu merah langsung untuk gelandang muda Flamengo, Evertton Araújo, menjadi titik balik krusial dalam laga yang berakhir imbang tersebut.
Insiden bermula di babak kedua ketika Evertton Araújo terlibat dalam perebutan bola dengan pemain Corinthians, Breno Bidon, di area penyerangan. Dalam duel tersebut, Evertton dianggap melakukan pelanggaran keras dengan mengarahkan sol sepatunya ke kaki lawan.
Wasit Rodrigo José Pereira de Lima tanpa ragu langsung mencabut kartu merah dari sakunya. Sesaat kemudian, tim Video Assistant Referee (VAR) memanggil wasit untuk meninjau ulang kejadian tersebut melalui layar di pinggir lapangan. Meski telah melihat tayangan ulang dari berbagai sudut, Rodrigo tetap pada keputusan aslinya dan mengonfirmasi pengusiran pemain muda Rubro-Negro tersebut.
Keputusan ini memicu protes dari para pemain Flamengo yang menilai hukuman tersebut terlalu berat. Meski Evertton Araújo sendiri terlihat pasrah dan tidak melayangkan protes keras saat meninggalkan lapangan, rekan-rekan setimnya tampak kecewa dengan ketegasan wasit.
Kehilangan satu pemain memaksa pelatih Flamengo, Leonardo Jardim, melakukan penyesuaian strategi. Ia menarik beberapa pemain untuk memperkuat lini tengah dengan memasukkan De la Cruz dan Carrascal guna menjaga keseimbangan tim yang digempur oleh tuan rumah.
Sebelum insiden kartu merah, Lucas Paquetá sempat membawa asa bagi Flamengo dengan mencetak gol. Namun, keunggulan jumlah pemain membuat Corinthians tampil lebih menekan. Tuan rumah bahkan sempat menuntut penalti atas dugaan pelanggaran Ayrton Lucas terhadap André, namun wasit kali ini memilih untuk mengabaikan tuntutan tersebut.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Flamengo berhasil menahan gempuran Corinthians dan mengamankan skor imbang. Hasil satu poin ini menjadi modal berharga bagi tim asal Rio de Janeiro tersebut sebelum memasuki jeda internasional (FIFA Data).
Pasca pertandingan ini, Leonardo Jardim memiliki waktu dua pekan untuk mengevaluasi tim dan mengintegrasikan pemain-pemain baru, termasuk Diogo Queiroz yang baru saja mendapatkan menit bermain pertamanya. Flamengo dijadwalkan kembali merumput pada 1 April mendatang melawan RB Bragantino di Stadion Municipal Cícero de Souza Marques.







