BERGAMO, Sekbernews.id – Pelatih Irlandia Utara, Michael O’Neill, melontarkan pernyataan menarik menjelang duel krusial melawan Timnas Italia pada babak play-off Piala Dunia 2026. O’Neill menilai bahwa meskipun Azzurri tetap menjadi kekuatan besar, skuad asuhan Luciano Spalletti saat ini tidak lagi memiliki pemain dengan profil bintang individu yang ikonik seperti masa lalu.
Laga hidup-mati ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, Bergamo, pada Jumat dini hari WIB. Berstatus sebagai tim non-unggulan, Irlandia Utara justru merasa diuntungkan karena dapat tampil tanpa beban mental yang berat.
”Kami datang dengan kepercayaan diri penuh. Status kami memang tim kecil dibandingkan Italia yang merupakan raksasa dunia, namun kami berada di sini dengan perasaan tenang karena tahu apa yang harus dilakukan,” ujar O’Neill dalam sesi konferensi pers.
Salah satu poin tajam yang disampaikan O’Neill adalah hilangnya sosok pembeda di kubu Italia. Ia membandingkan skuad masa kini dengan generasi emas Italia yang pernah dihuni pemain legendaris seperti Alessandro Del Piero dan Francesco Totti.
”Jika Anda melihat skuad Italia sekarang, saya rasa tidak ada satu pun individu yang perlu kami takuti secara berlebihan. Mereka memang punya kedalaman skuad yang luar biasa, tapi tim ini tidak lagi memiliki Del Piero atau Totti,” ungkap sang pelatih.
Kendati demikian, O’Neill tidak bermaksud meremehkan. Baginya, absennya sosok “magis” individu justru membuat Italia menjadi tim yang lebih berbahaya secara kolektif. Ia sangat mewaspadai lini tengah Italia yang dihuni oleh trio dinamis: Sandro Tonali, Manuel Locatelli, dan Nicolo Barella.
”Kekuatan utama Italia saat ini terletak pada kekompakan tim, bukan pada aksi individu. Kami sangat menghormati mereka sebagai sebuah unit yang solid,” tambahnya.
Selain lini tengah, O’Neill juga menaruh perhatian pada ketajaman lini depan Azzurri. Kehadiran nama-nama seperti Francesco Pio Esposito dan Mateo Retegui dianggap sebagai ancaman nyata yang harus diredam oleh barisan pertahanan Irlandia Utara.
Bagi Irlandia Utara, mencapai babak play-off adalah sebuah pencapaian yang membanggakan setelah melalui fase grup yang terjal. Kini, mereka berharap bisa menciptakan kejutan besar di Bergamo dan mengubur mimpi Italia untuk melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026.
Duel ini diprediksi akan berjalan sengit. Italia yang memikul beban sejarah dan ekspektasi publik tentu akan menekan sejak awal, sementara Irlandia Utara siap mengandalkan disiplin organisasi untuk mencuri kemenangan.







