Amerika Serikat vs Portugal, Tillman dkk Dipecundangi Portugal di Kandang Sendiri

Indah Prabandari

amerika-serikat vs portugal

ATLANTA, Sekbernews.id – Tim Nasional Amerika Serikat (USMNT) harus kembali menelan pil pahit setelah dipaksa menyerah 0-2 oleh Portugal dalam laga persahabatan di Mercedes-Benz Stadium, Selasa malam waktu setempat. Meski tampil dengan intensitas tinggi dan semangat juang yang meluap, skuat asuhan Mauricio Pochettino gagal membendung efektivitas permainan sang lawan yang tampil jauh lebih klinis.

​Dua gol kemenangan Portugal lahir dari kaki Trincao dan penyelesaian fantastis Joao Felix, yang semuanya berawal dari kreasi bintang Manchester United, Bruno Fernandes. Kekalahan ini menjadi kekalahan kedua berturut-turut bagi AS, sekaligus memberikan sinyal waspada bagi Pochettino mengenai kualitas penyelesaian akhir timnya.

Dominasi Tanpa Gol

Sejak peluit awal dibunyikan, Amerika Serikat sebenarnya menunjukkan performa yang menjanjikan. Malik Tillman dan Weston McKennie sempat memberikan ancaman serius ke gawang Portugal. Namun, buruknya koordinasi di lini pertahanan dan kegagalan memaksimalkan peluang menjadi pembeda besar dalam laga ini.

​Bruno Fernandes menjadi momok bagi lini tengah AS. Gol pertama Portugal lahir setelah Fernandes membuka ruang yang kemudian diselesaikan dengan sempurna oleh Trincao. Sementara itu, gol kedua yang dicetak Joao Felix melalui tendangan dari luar kotak penalti semakin mempertegas jurang kualitas antara kedua tim malam itu.

Sorotan Tajam untuk Christian Pulisic

Perhatian utama dalam laga ini tertuju pada sang kapten, Christian Pulisic. Bintang AC Milan tersebut kini mencatatkan rekor buruk dengan delapan pertandingan berturut-turut tanpa mencetak gol untuk tim nasional—kekeringan gol terlama dalam kariernya bersama USMNT.

​Meski terlibat dalam hampir setiap proses serangan berbahaya Amerika, Pulisic tampak kehilangan sentuhan mematikannya di depan gawang. “Pulisic dinilai dengan standar yang tinggi, dan ia butuh satu gol untuk memecah kebuntuan mental ini,” tulis laporan evaluasi pascapertandingan.

Evaluasi Pochettino

Mauricio Pochettino kini menghadapi tantangan besar. Meskipun ia berhasil menanamkan etos kerja dan agresivitas, hasil di papan skor menunjukkan bahwa semangat saja tidak cukup untuk menghadapi tim elite Eropa sekelas Portugal.

​Di lini belakang, penampilan Matt Freese di bawah mistar gawang menjadi sedikit berita positif berkat beberapa penyelamatan krusialnya. Namun, di sisi lain, sektor gelandang yang diisi Aidan Morris dan Sebastian Berhalter dinilai masih sering terlambat menutup ruang gerak pemain bintang lawan.

​Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi AS sebelum melangkah ke turnamen yang lebih kompetitif. Bagi Portugal, kemenangan ini membuktikan bahwa mereka tetap menjadi kekuatan yang menakutkan meski tampil di hadapan pendukung lawan.

Leave a Comment

Hot Nows ionicons-v5-c