Kiamat Sepak Bola Italia: Tiga Kali Beruntun Hanya Jadi Penonton Piala Dunia!

Indah Prabandari

timnas italia di piala dunia 2026

ZENICA, Sekbernews.id – Mimpi buruk sepak bola Italia seolah tidak ada ujungnya. Tim Nasional Italia dipastikan kembali absen dalam gelaran paling bergengsi sejagat, Piala Dunia 2026. Kegagalan ini menjadi catatan kelam bagi Gli Azzurri yang kini mencetak hattrick menyakitkan: tiga edisi berturut-turut gagal menembus putaran final Piala Dunia.

​Langkah pasukan Gennaro Gattuso terhenti secara dramatis di tangan Bosnia Herzegovina dalam babak penentuan yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa (31/3/2026) waktu setempat. Italia dipaksa menyerah melalui drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.

​Sejatinya, Italia sempat membuka harapan besar setelah Moise Kean mencetak gol pembuka di babak pertama. Namun, petaka menghampiri menjelang turun minum saat Alessandro Bastoni diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Bermain dengan sepuluh orang membuat keseimbangan tim goyah.

​Bosnia akhirnya mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di babak kedua melalui gol balasan Haris Tabakovic. Skor imbang tersebut bertahan hingga laga dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana keberuntungan tidak berpihak pada sang juara Euro 2020 tersebut.

​Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Meski begitu, ia tetap membela perjuangan anak asuhnya yang dianggap sudah memberikan segalanya di lapangan.

​”Para pemain ini tidak pantas menerima hasil ini setelah semua usaha, cinta, dan tekad yang mereka tunjukkan. Kami punya peluang, tapi situasi menjadi sulit setelah kartu merah,” ujar Gattuso kepada RAI Sport.

​Eks gelandang bertenaga kuda tersebut juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik Italia. “Saya pribadi meminta maaf karena tidak berhasil membawa tim ini lolos, tetapi saya tegaskan para pemain sudah memberikan seluruh kemampuan mereka,” tambahnya.

​Sejarah mencatat, terakhir kali Italia mencicipi atmosfer Piala Dunia adalah pada tahun 2014 di Brasil. Setelah itu, mereka terus dihantui kegagalan; disingkirkan Swedia di play-off 2018, dipermalukan Makedonia Utara pada 2022, dan kini harus bertekuk lutut di hadapan Bosnia untuk edisi 2026.

​Absennya kolektor empat gelar juara dunia ini tentu menjadi pukulan telak bagi industri sepak bola Italia sekaligus kehilangan besar bagi kemeriahan Piala Dunia 2026 mendatang. Bagi publik Italia, penantian untuk kembali ke panggung dunia kini harus berlanjut setidaknya hingga empat tahun ke depan.

ZENICA – Mimpi buruk sepak bola Italia seolah tidak ada ujungnya. Tim Nasional Italia dipastikan kembali absen dalam gelaran paling bergengsi sejagat, Piala Dunia 2026. Kegagalan ini menjadi catatan kelam bagi Gli Azzurri yang kini mencetak hattrick menyakitkan: tiga edisi berturut-turut gagal menembus putaran final Piala Dunia.

​Langkah pasukan Gennaro Gattuso terhenti secara dramatis di tangan Bosnia Herzegovina dalam babak penentuan yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa (31/3/2026) waktu setempat. Italia dipaksa menyerah melalui drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.

​Sejatinya, Italia sempat membuka harapan besar setelah Moise Kean mencetak gol pembuka di babak pertama. Namun, petaka menghampiri menjelang turun minum saat Alessandro Bastoni diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Bermain dengan sepuluh orang membuat keseimbangan tim goyah.

​Bosnia akhirnya mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di babak kedua melalui gol balasan Haris Tabakovic. Skor imbang tersebut bertahan hingga laga dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana keberuntungan tidak berpihak pada sang juara Euro 2020 tersebut.

​Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Meski begitu, ia tetap membela perjuangan anak asuhnya yang dianggap sudah memberikan segalanya di lapangan.

​”Para pemain ini tidak pantas menerima hasil ini setelah semua usaha, cinta, dan tekad yang mereka tunjukkan. Kami punya peluang, tapi situasi menjadi sulit setelah kartu merah,” ujar Gattuso kepada RAI Sport.

​Eks gelandang bertenaga kuda tersebut juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik Italia. “Saya pribadi meminta maaf karena tidak berhasil membawa tim ini lolos, tetapi saya tegaskan para pemain sudah memberikan seluruh kemampuan mereka,” tambahnya.

​Sejarah mencatat, terakhir kali Italia mencicipi atmosfer Piala Dunia adalah pada tahun 2014 di Brasil. Setelah itu, mereka terus dihantui kegagalan; disingkirkan Swedia di play-off 2018, dipermalukan Makedonia Utara pada 2022, dan kini harus bertekuk lutut di hadapan Bosnia untuk edisi 2026.

​Absennya kolektor empat gelar juara dunia ini tentu menjadi pukulan telak bagi industri sepak bola Italia sekaligus kehilangan besar bagi kemeriahan Piala Dunia 2026 mendatang. Bagi publik Italia, penantian untuk kembali ke panggung dunia kini harus berlanjut setidaknya hingga empat tahun ke depan.

Leave a Comment

Hot Nows ionicons-v5-c